Media tanam yang banyak di gunakan dan murah harganya adalah aram sekam. Sekam yang telah menjadi arang ini memiliki porositas yang tinggi dan mampu menyeram air dengan baik. Aram sekam banyak di gunakan untuk media tanam hidroponik. Untuk berkebun cara konvensional, aram sekam juga banyak di gunakan.

Cara membuat aram sekam gampang-gampang susah. Trik nya adalah membuat sekam menjadi hitam seperti layaknya arang tapi tidak menjadi menjadi abu. Karena kalau menjadi abu, komposisinya sebagai media tanam sudah pun berubah.

Untuk membuat arang sekam yang baik dan benar silahkan nonton Video di atas.

Arang Sekam sangat bermanfaat untuk memperbaiki kesuburan tanah.  Di dalam tanah, arang sekam bekerja dengan cara memperbaiki struktur fisik, kimia dan biologi tanah. Arang sekam bisa meningkatkan porositas tanah sehingga tanah menjadi gembur sekaligus juga meningkatkan kemampuan tanah menyerap air.

Secara biologis, tanah yang gembur merupakan media yang baik bagi tumbuh dan berkembangnya organisme hidup. Baik yang berupa mikroorganisme seperti bakteri akar maupun makroorganisme seperti cacing tanah.

Kelebihan lainnya, arang sekam tidak membawa mikroorganisme patogen. Karena proses pembuatannya yang melalui pembakaran sehingga relatif steril.

Secara kimia, arang sekam memiliki kandungan unsur hara penting seperti Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), Kalsium (Ca) dan Magnesium (Mg). Keasamannya netral sampai alkalis dengan kisaran pH 6,5 sampai 7.

Arang dari sekam padi tidak mengandung garam-garam yang merugikan tanaman. Arang sekam kaya akan kandungan karbon, dimana unsur karbon sangat diperlukan dalam membuat kompos.

Dari beberapa penelitian diketahui juga kemampuan arang sekam sebagai absorban yang bisa menekan jumlah mikroba patogen dan logam berbahaya dalam pembuatan kompos sehingga kompos yang dihasilkan bebas dari penyakit dan zat kimia berbahaya.