Cara meghitung NPU atau Net Protein Utilization.  Menurut FG Winarno dalam KIMIA PANGAN & GIZI, Nilai atau mutu protein sangat tergantung pada dua faktor, yaitu daya cernanya dan nilai biologisnya.  Seperti seberapa jauh kandungan asam amino bahan makanan itu menyerupai atau sama dengan kebutuhan binatang atau orang. NPU di definiskan sebagai perbandingan N yang tertahan dalam tubuh dan N yang masuk.

Untuk menentukan NPU melibatkan penggunaan hewan percobaan tikus, umur 23 hari, yang di bagi menjadi dua golongan atau kelompok. Kelompok pertama tikus-tiikus percobaan di beri ransum yang mengandung protein yang akan di uji mutunya. Sedangkan kelompok kedua merupakan kelompok kontrol pembanding yang di berikan ransum tanpa protein. Baik air ataupun ransum di berikan Ad libitum.

Ad libitum adalah Singkatan dalam bahasa Latin yang digunakan dalam resep. Artinya bisa di berikan sesukanya selama hewan percobaan bisa menerimanya.

Masa percobaan akan berlangusng selama 10 hari. Setelah selesai tikus-tikus percobaan di bunuh dengan menggunakan kloroform, tubuhnya di buka, kemudian di keringkan pada suhu 105oC  selama 48 jam, lalu tentukan berat keringnya. Setelah di hancur lumatkan, lakukan uji analisis dan di ukur kadar nitrogen.

Jumlah nitrogen yang di makan oleh tiap-tiap tikus percobaan di amati dan di catat. Setelah itu hitung NPU dengan rumus di bawah ini:

  • B   = Kadar nitrogen karkas golongan tikus percobaan
  • Bk = Kadar nitrogen karkaas golongan tikus kontrol
  • I   =  Kadar nitrogenn makanan yang di konsumsi tikus percobaan
  • Ik =  Kadar nitrogen makanan yang di konsumsi tikus kotrol

NPU dinyatakan dalam satuan proses nitrogen yang di konsumsi oleh tikus-tikus percobaaan. Kadang-kadang penentuan NPU di lakukan pada ransum dengan kandungan protein tertentu yaitu 10%.  NPU yang di peroleh di sebut NPU standar. Sedangkkan penentuan NPU dengan kondisi yang berbeda, misalnya di berikan ransum maakanan yang lazim di makan dalam kehidupannya, maka NPU yang di dapat di sebut NPU operatif.