Hidrogenasi. Dalam teknologi pengolahan lemak minyak di kenal istilah Hidrogenasi.  Hidrogenasi adalah proses pengolahan lemak minyak untuk mendapatkan produk olahan yang stabil, tidak mudah teroksidasi dengan menambahkan gas Hidrogen. Selain untuk mendapatkan hasil olahan lemak minyak yang lebih stabil terhadap proses oksidasi, hidrogenasi juga dapat memperbaiki warna dan tekstur lemak minyak menjadi lebih plastis. Proses Hidrogenasi yang paling populer dalam pengolahan lemak minyak adalah dalam proses pembuatan margarin.

Proses hidrogenasi biasanya di lakukan dalam suatu tangki berkapasitas besar, dalam tekanan vakum dan pada suhu 200oC. Dalam tangki tersebut lemak/minya di camour dengan gas Hidrogen dengan menggunakan tekanan agar bisa larut dalam lemak /minyak. Untuk mempercepat reaksi biasanya di tambahkan katalis logam. Proses hidrogenasi selesai bila lemak telah mencapai bilangan iodin dan memiliki konistensi seperti yang di kehendaki.hidrogenasi

Dalam proses Hidrogenasi, akan terjadi pemecahan ikatan rangkap dua dalam lemak tidak jenuh menjadi ikaatan tunggal.Atom hidrogen akan mengisi ikatan rangkap tersebut sehingga jumlah dan letak ikatannya berubah. Akibat poses ini maka sifat fisik dan kimia lemak tersebut akan berubah. Asam lemak yang semula tidak jenuh akan menjadi lemak jenuh. Semakin banyak hidrogen yang terikat dengan lemak, maka semakin keras lemak padat yang terbentu.

Kecepatan Hidrogenasi tergantung pada jumlahd an jenis katalis yang di tambahkan, koesntrasi gad Hidrogen, suhu , tekanan dan kecepatan pencampuran. Untuk proses hidrogenasi biasanya di gunakan katalis Ni. Selain Ni ada juga katalis logam lain yang di gunakan seperti Cu, Cu-cr dan Pt. Katalasi-katalis logam ini bersifat racun, maka setelah proses selesai harus di hilangkan dan di bersihkan dari bahan yang di hasilkan melalui proses penyaringan.

Reaksi hidrogenasi bersifat sensitif terhadap beragam faktor yang dapat berdampak negatif pada waktu batch, masa penambahan katalis, kecepatan produksi dan selektivitas. Hidrogenasi suatu lemak bersifat selektif, artinya lemak dengan derajat ketidakjenuhan yang lebih tinggi akan lebih muda terhidrogenasi. Misal nya saat Hidrogenasi asal lemak yang mengandung Linoleat, konvesi linoleat menjadi oleat atau isomernya yang lain lebih banyak terjadi daripada konversi asam lemak oleat menjadi stearat.

Hidrogen adalah senyawa yang mempunyai peranan paling penting dalam proses Hidrogenasi, maka kemurnian senyawa ini harus di perhatikan dengan benar. Gas Hidrogen pada umumnya sangat mudah tersemar oleh senyawa-senyawa Co, H2S dan SO2 yang bersifat racun. Untuk mendapatkan gas Hidrogen murni maka di perlukan perlakuan khusus, yaitu dengan cara mereduksi Fe dengan uap panas.

Selengkapnya:  Hidrogenasi Pdf